15 Cara Menjaga Kesehatan Organ Reproduksi Pria dan Wanita


Kesehatan organ reproduksi penting diketahui oleh semua orang tidak hanya wanita namun pria pun perlu mengetahui bagaimana cara menjaga dengan baik dan benar organ reproduksi yang dimilikinya, Selama ini jika ada yang menyebut organ reproduksi langsung pikiran masyarakat luas tertuju pada organ reproduksi wanita, padahal pria pun memiliki organ reproduksi yang juga harus dijaga dan dirawat.
Masyarakat luas jika ditanya tentang organ reproduksi wanita maupun pria akan kesulitan menjawab dikarenakan tidak banyak orang yang mengetahuinya. Bagi pelajar yang pernah diajarkan pelajaran biologi di bangku sekolah tentu sudah tahu apa saja itu organ reproduksi, namun hal itu berbanding terbalik dengan masyarakat yang tidak mengenyam bangku sekolah.
Berikut ini ada berbagai cara yang bisa anda lakukan untuk menjaga kesehatan organ reproduksi anda:
  1. Memakai Celana Dalam Dari Katun
Meski lebih mahal dari bahan dasar nilon, celana dalam dari katun memiliki banyak sekali manfaat diantaranya adalah membuat sirkulasi udara di dalam organ reproduksi menjadi lancar. Celana katun pun lebih menyerap keringat dibandingkan dengan celana nilon. Bagi wanita yang menggunakan celana katun, dia akan terhindar dari penyakit keputihan, sedangkan bagi pria yang menggunakan celana dalam katun dia akan terhindar dari penyakit kulit di organ reproduksi seperti panu.
  1. Rajin Mengganti Celana Dalam
Wanita yang sedang mengalami keputihan sebaiknya rajin mengganti celana dalamnya, begitupula dengan wanita yang merasa bahwa organ reproduksinya mengeluarkan keringat yang berlebihan. Keringat yang berlebihan bisa menyebabkan perkembangan dan pertumbuhan bakteri di dalam organ reproduksi. Bagi pria pun juga begitu, terlalu banyak berkeringat tidak bagus untuk kesehatan kulit organ reproduksi.
  1. Mengeringkan Organ Reproduksi
Untuk menjaga kesehatan organ reproduksi yang dimiliki oleh pria maupun wanita sebaiknya sehabis melakukan BAK dan juga BAB mengeringkan organ reproduksinya menggunakan handuk. Jangan menggunakan tisyu untuk mengeringkan organ reproduksinya sebab ada zat pemutih yang bisa menempel di organ reproduksi wanita maupun pria.
  1. Jangan Menggunakan Obat Pembersih Wanita
Cara menjaga kesehatan organ reproduksi wanita sebaiknya tidak menggunakan obat pembersih kewanitaan. Organ reproduksi jika dibersihkan menggunakan obat pembersih kewanitaan justru bisa merangsang pertumbuhan bakteri dan jamur penyebab keputihan,. Alasannya adalah ph yang tidak seimbang justru mematikan bakteri baik yang ada di vagina. Kadar keasaman yang tidak sesuai justru menjadi penyebab timbulnya bakteri jahat di dalam organ reproduksi. Bagi wanita yang ingin membersihkan organ kewanitaannya cukuplah dia menggunakan air yang mengalir saja, jangan menggunakan sabun pembersih yang phnya tidak seimbang.
  1. Rajin Cuci Tangan
Cuci tangan ini menjadi sumber kesehatan dalam hal apa saja. Cuci tangan tidak hanya cepat saja namun juga harus bersih dan steril. Salah satu cara mencuci tangan yang benar dan steril adalah dengan menggunakan sabun antiseptik. Saat ini anda akan mudah menemukan sabun antiseptik dalam bentuk cair maupun dalak bentuk batangan. Sabun ini memiliki fungsi sebagai pembunuh kuman dan bakteri yang menempel di tangan anda. Jika tangan anda belum dibersihkan dari kuman kemudian anda menyentuh organ reproduksi anda, bisa jadi kuman yang menempel di tangan anda berpindah tempat di organ reproduksi anda. Jika hal itu terjadi orgtan reproduksi anda dipenuhi dengan kuman dan bakteri sehingga masalah kesehatan akan muncul.
  1. Mencuci Tangan Sehabis BAB
Untuk menjaga kebersihan organ reproduksi bagi wanita maupun bagi pria sebaiknya mencuci tangan menggunakan sabun setelah BAB. Saat BAB tangan anda akan bersentuhan langsung dengan sumber kotoran yang dipenuhi dengan bakteri, jika tangan anda tidak bersih bisa-bisa anda akan menyentuh makanan atau makan menggunakan tangan anda yang kotor. Jika tangan anda dipenuhi kuman dan bakteri lalu anda mengkonsumi makanan maka anda akan rentan terkena diare. Saat anda terkena diare berklanjutan disertai dengn sakit perut anda bisa mengkonsumsi obat sakit perut yang disebabkan oleh diare. Bahaya tidak mencuci tangan sehabis BAB tidak hanya itu saja, ketika anda habis BAB kemudian anda menyentuh Mr.P atau Mrs.V maka kuman dan bakteri akan berpindah ke Mr.P atau Mrs.V.
  1. Membasuh Organ Reproduksi dengan Benar
Banyak orang yang salah dalam membasuh kemaluannya, cara yang salah itu justru bisa menyebabkan berbagai macam gangguan masalah kesehatan kelamin muncul. Cara membasuh kemalua yang benar adalah dari depan ke belakang bukanlah sebaliknya. Kuman dan bakteri yang ada di kemaluan dibuang ke belakang bukan malah dari belakang ke depan. Jika anda membasuh kemaluan dari belakang ke depan akibatnya adalah anda akan memasukkan bakteri yang ada di dubur menuju ke kemaluan. Hal itu justru berbahaya sebab kuman itu juga sudah ada dikemaluan akan menyebabkan infeksi entah itu infeksi saluran kencing atau nfeksi yang menyebabkan penyakit kelamin dan masih banyak lagi lainnya.
  1. Jangan Menggaruk Kemaluan
Saat jamur,kuman dan bakteri berkembangbiak di kulit kemaluan anda, hal itu akan menyebabkan rasa gatal. Menggaruk kemaluan pun bisa menyebabkan iritasi jika iritasi organ kemaluan justru akan merasakan perih dan menyebkan kemaluan menjadi luka. Hal ini berlaku untuk pria dan juga wanita sehingga  organ kemaluan terhindar dari rasa perih akibat iritasi itu.
  1. Rajin Mengganti Pantyliner
Bagi wanita yang suka menggunakan panty liner ketika sedang keputihan atau sehabis menstruasi sebaiknya rajin mengganti panty liner agar panty liner tidak terlalu lembab. Jika panty liner lembab akibatnya adalah bakteri dan kuman justru berkembangbiak dan menjadi penyebab gangguan masalah kewanitaan atau organ intim.
  1. Menjaga Kebersihan Organ Intim Saat Menstruasi
Wanita sebaiknya memperhatikan dengan bener kebersihan organ reproduksinya atau organ intimnya saat dia terkena menstruasi. Alasannya adalah saat menstruasi kuman dan bakteri akan mudah sekali berkembang biak. Jika tidak menjaga kebersihan saat menstruasi wanita akan mudah terserang gatal-gatal di organ intimnya. Organ intim yang gatal menjadi tanda bahwa ada perkembangan dan pertumbuhan bakteri di dalam organ intim wanita tersebut. Berikut ini adalah cara yang tepat untuk menjaga kebersihan organ itnim ketika menstruasi datang :
  • Rajinlah mengganti pembalut, pembalut yang jarang diganti bisa menyebabkan iritasi, gatal dan juga rasa panas. Pembalut yang tidak sering diganti akan menyebabkan rasa gatal gatal.
  • Rajin membersihkan badan sebab saat menstruasi datang kelenjar keringat akan memproduksi keringat yang banyak dibandingkan saat tidak menstruasi. Keramas juga menjadi alternatif untuk menjaga kebersihan tubuh selain itu keramas akan membuat tubuh menjadi lebih rileks. Jika rileks maka tidak akan ada masalah selama mengalami menstruasi alasannya jika seseorang stress menstruasinya bisa lebih sedikit atau sangat banyak. Jika volume darah yang keluar sedikit, darah kotor yang keluar tidak tuntas dan justru menempel di dinding rahim sedangkan volume darah yang terlalu banyak bisa menyebabkan wanita mengalami anemia. Oleh sebab itulah saat menstruasi wanita disarankan untuk mengkonsumsi pil penambah darah dimana pil penambah darah itu bisa sebagai cara mencegah anemia yang efektif. Wanita juga harus tahu apa saja yang menjadi ciri ciri anemia sehingga ketika dia mengalami gejala atau ciri-ciri tersebut wanita segera melakukan bagaimana cara mengatasi anemia yang efektif.
  1. Hindari Gula dan Kafein
Untuk menjaga kesehatan organ reproduksi sebaikinya menghindari mengkonsumsi terlalu banyak kafein dan juga gula. Bahaya kafein bagi tubuh bisa menyebabkan insomnia dan juga ketergantungan. Bahaya minum kopi saat haid  bisa menyebbakan kram perut sehingga menstruasi terasa lebih menyakitkan. Kopi dan gula tidak boleh dikonsumsi oleh wanita pada hari-hari biasa sebab vagina akan mengeluarkan cairan yang berlebihan sehingga timbullah keputihan dan mrs.v terasa lebih lembab dibandigkan dengan mrs.v wanita yang tidak mengkonsumsi gula dan kafein.
  1. Hindari Mengkonsumsi Banyak Alkohol
Bagi pria dan juga wanita yang ingin menjaga kesehatan organ reproduksinya sebaiknya menghindari mengkonsumsi alkohol baik itu dalam kadar yang rendah maupun dengan kadar yang tinggi. Alasannya adalah di dalam alkohol tinggi akan gula dan juga tinggi akan zat-zat yang tidak bagus untuk kesehatan reproduksi. Jika terus dikonsumsi akibatnya adalah organ reproduksi terutama sel telur dan juga sel sperma akan terganggu. Alkohol pun akan berpengaruh terhadap kesuburan wanita maupun pria. Selama ini yang diketahui dari bahaya alkohol hanyalah dari segi kesehatan tubuh saja sedangkan dari segi kesuburan atau kesehatan organ reproduksi wanita belum banyak masyarakat luas yang belum mengetahuinya.
  1. Hindari Menggunakan Sex Toys Tidak Steril
Untuk wanita maupun pria yang ingin menjaga organ reproduksinya ada baiknya menghindari menggunakan sex toys yang tidak steril, sebaiknya juga tidak meminjamkan sex toys yang anda miliki kepada orang lain.
Takutnya adalah jika sex toys tersebut digunakan oleh orang lain yang memiliki PMS kemudian anda gunakan penyakit kelamin itu bisa berpindah ke diri anda.Tidak hanya sex toys saja yang bisa menimbulkan masalah kesehatan, anda memasukkan jari ke dalam mrs.v juga rentan untuk terkena penyakit seksual atau penyakit kelamin. Jika sudah terkena penyakit kelamin penyembuhannya membutuhkan waktu yang lama dan resiko untuk muncul kembali penyakit tersebut sangat besar. Oleh sebab itu alangkah baiknya jika kita mencegah penyakit tersebut, mencegah lebih baik dibandingkan dengan mengobati.
  1. Membersihkan Kelamin Sebelum Berhubungan Badan
Bagi pasangan suami istri atau pasutri yang ingin berhubungan badan sebaiknya mereka membersihkan kelaminnya terlebih dahulu. Hal itu bertujuan untuk membersihkan kuman dan bakteri yang menempel di vagina maupun Mr.P. Membersihkannya pun cukup dengan air yang mengalir saja tidak pelru menggunakan sabun pembersih organ kelamin. Sedangkan untuk tetap menjaga kesehatan kandung kemih pasangan suami istri yang sehabis melakukan hubungan badan diwajibkan untuk buang air kecil kurang dari setengah jam setelah berhubungan badan. Buang air kecil itu bertujuan untuk mencegah terjadinya infeksi di kandung kemih. Saat pasutri terkena infeksi kandung kemih maka dia membutuhkan obat anyang anyangan  untuk meredakan gejala infeksi yang diderita, hal itu dikarenakan penyebab anyang-anyangan salah satunya disebabkan oleh infeksi kandung kemih atau infeksi saluran kencing.
  1. Menjaga Berat Badan Ideal
Untuk menjaga kesehatan rerpoduksi baik pria maupun wanita harus menjaga berat badan ideal, wanita yang memiliki berat badan ideal akan terhindar dari cairan vagina berlebihan sedangkan pria yang memiliki tubuh gemuk akan memiliki sel sperma yang kurang subur. Tidak hanya itu saja, berat badan yang ideal pun akan memudahkan pasangan untuk mencapai orgasme bersama-sama. Oleh sebab itu penting sekali untuk menjaga berat badan yang ideal.
Itulah cara menjaga kesehatan organ reproduksi pria maupun wanita yang harus diketahui oleh masyarakat luas. Selama ini wanita maupun pria hanya peduli dengan penampilan luar saja tanpa peduli dengan penampilan dalam. Alangkah baiknya jika selalu menjaga penampilan dalam juga agar terhindar dari penyakit kelamin dan juga penyakit menular seksual.

0 Response to "15 Cara Menjaga Kesehatan Organ Reproduksi Pria dan Wanita"

Posting Komentar